Sebagian Besar Tenaga Kerja Konstruksi Belum Bersertifikasi

JAKARTA - Indonesia memiliki jumlah tenaga kerja konstruksi yang cukup banyak. Sayang, sebagian besar belum bersertifikasi. Hal ini membuat investor asing lebih memilih mendatangkan tenaga kerja dari luar.

Jika kondisi tersebut dibiarkan, maka tenaga kerja konstruksi lokal tak akan mendapat tempat mengerjakan proyek-proyek konstruksi dalam negeri.

Depresiasi Rupiah Pukul Usaha Konstruksi Aspal dan Beton

JAKARTA - Kalangan usaha konstruksi aspal dan beton di Indonesia sangat terpukul akibat rupiah terdepresiasi dolar AS (USD) di atas Rp14.000/USD.

Ketua Umum Asosiasi Beton dan Aspal Indonesia (AABI), Zulkarnain Arif mengatakan, depresiasi rupiah mengakibatkan kontraktor aspal beton berada dalam kondisi suram.

“Yang paling merasakan dampaknya ialah kontraktor lokal. Apalagi untuk proyek single years. Kalau untuk proyek multiyears masih bisa dikoreksi namun di daerah ini cukup sulit,” ujarnya, Senin (24/8/2015).

Subscribe to AKSINDO RSS